Salah Berakhir Indah (END)

1863 Kata

“Nggak. Aku nggak mau.” Naira menggelengkan kepalanya berulang kali. Kakinya kaku, tidak ingin beranjak sedikitpun dari posisinya. “Naik sendiri, atau aku gendong?” ancam Adrian sambil melotot. Mereka saat ini sedang berada di Banjarmasin. Sekitar satu minggu setelah mereka kembali dari Yogyakarta, Adrian mengajak Naira untuk mengunjungi orang tuanya di Kalimantan Selatan. Karena jarak antara Palangkaraya dan Banjarmasin cukup dekat, mereka berangkat dengan mengendarai mobil sendiri. Dan pagi ini, atau lebih tepatnya subuh ini, Adrian sudah mengajak Naira untuk pergi ke Pasar Terapung. Salah satu objek wisata yang terkenal dari kota ini. Dimana para penjual menjajakan dagangannya di atas perahu. Seperti yang dulu sering Naira lihat menjadi iklan di salah satu televisi swasta. Sayangnya,

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN