Angin malam menyapa, menerbangkan rambut sebahu milik Naira. Membuatnya secara tidak sadar memejamkan mata sembari tangannya bergerak merapatkan jaketnya. Naira masih berdiri di balkon kamar hotel yang ditempatinya. Sambil menunggu suaminya pulang. Sudah jam delapan malam, dan Adrian belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai meeting. Naira sengaja menolak ketika Adrian tadi siang mengajaknya ikut serta untuk bertemu salah satu calon investornya. Sejak Adrian pergi tadi siang, Naira menghabiskan waktunya di kamar. Menonton film, menjelajahi sosial media, dan juga tidur. Bahkan makan siang dan makan malam dilakukannya di kamar karena Naira merasa badannya kurang fit. "Sayang... Aku pulang..." terdengar langkah kaki mendekat dan Naira menoleh. Tersenyum sambil berjalan mendekati Adrian yan

