TJ 6

1494 Kata

Aldy Pov. Perlahan senja mulai berganti gelap, kuayunkan langkah kaki ke pelataran hotel setelah berkeliling ditemani orang kepercayaanku yang kutugaskan untuk mengelola salah satu hotel milik keluarga Kusuma dan baru dua tahun dibuka. Nama orang kepercayaanku adalah Pak Irfan. Dia sudah lama bekerja dengan Papa, bahkan sebelum aku lahir. Selain dia orang yang baik, dia juga memang bisa diandalkan dan setia. Di sela waktu berbincang kami, tiba-tiba dering telephone berbunyi, rupanya Mama yang menghubungiku. Aku pun bergegas meninggalkan Pak Irfan dan beranjak ke taman yang ada di depan hotel agar jauh dari keramaian.   "Ya, Ma?"         "Apa sudah menemukan calon menantu untuk Mama, heuh?" "Proses, Ma. Ngebet amat, deh, macam bisul!" "Jangan lama-lama, loh! Mama sudah gak tahan in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN