TJ 21

934 Kata

Nisa memekik kesakitan sambil memegang kepalanya yang terasa berdenyut. Semua yang ada di ruangan dengan cepat bangkit dari duduknya, terutama Aldy yang langsung terlihat begitu khawatir melihat Nisa yang kesakitan. "Jangan banyak gerak dulu!" larang Aldy, tapi membantu Nisa yang ingin duduk. Aldy menarik bantal, lalu meletakkannya di punggung Nisa agar bisa duduk lebih nyaman. Terlihat Nisa yang masih memegang kepalanya karena sakit, hingga perlahan sakit yang dirasa terurai. Semua yang ada di ruangan hanya mampu berdiri terdiam menunggu suara atau pandangannya tertuju ke arah mereka karena Nisa belum mengangkat wajahnya. "Mana yang sakit?" tanya Aldy penuh khawatir. Perlahan Nisa mengangkat wajahnya dan menelisik satu per satu semua orang yang ada di ruangan itu. Wajahnya terlihat bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN