Bab 93 - Bicara Empat Mata

1346 Kata

“Papa yakin tidak ingin masuk?” tanya Kiana pada suaminya. Ya, kali ini Kiana memang diantar oleh Abimana dan saat ini mereka sudah tiba di depan kantor DANITALVA. “Sepertinya lebih baik sesama perempuan yang bicara, meskipun sebenarnya papa penasaran … apa yang membuat Arsen tertarik padanya?” balas Abimana. “Selera Arsen memang aneh. Dari Fadia dan sekarang Larisa. Padahal ada Revana yang sangat cocok dengannya,” sambungnya. “Setidaknya Larisa punya profesi, tidak seperti Fadia yang terlihat hanya ingin morotin Arsen,” ucap Kiana. “Meskipun begitu, mama tetap saja tidak ingin Larisa bersama Arsen. Arsen itu harusnya dengan Revana terlepas dari dia hamil oleh Alva atau tidak,” sambungnya. “Sayangnya putra bungsu kita ini susah diatur, Ma,” balas Abimana. “Papa tahu ini tidak adil untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN