27 "Kenapa wajah kamu Sil? Kayak orang bingung?" Neta melihat hal aneh pada Silvi, ia tak banyak bicara, memberi kode ingin meminjam baju tidur Neta, lalu menuju kamar mandi setelah baju tidur berada di tangannya. "Aneh-aneh tuh anak, yang kapan hari triak-triak, lah sekarang malah dieeem aja." Neta yakin ada sesuatu yang terjadi pada diri Silvi, Neta memutuskan untuk tidak bertanya lagi, akan ia biarkan Silvi bercerita jika saatnya tiba. Tak lama ia mendengar suara seseorang mengucap salam, ia yakin itu Lanang. *** "Makasih Mas, makasih sudah bikin aku bahagia, gak nyangka aja Mas kasi rumah kayak gini besarnya, keren lagi, tapi ngga papa ya sekali-sekali aku pulang ke rumahku kalo kita nanti nikah?" Abdi mengusap rambut dan punggung Redanti, ia hanya mengangguk, mata Abdi berkaca-

