Chapter 32

1024 Kata

EXTRAPART 1 Hari bahagia itu akhirnya tiba juga, tangis haru dan bahagia akhirnya pecah juga saat Redanti mendengar lagi Abdi mengucap ijab kabul dengan lancar. Kerabat Redanti dan Abdipun demikian karena kedua orang tua pasangan sudah meninggal, momen bahagia ini akhirnya menjadi peristiwa yang mengharu biru. Rafli yang terlihat tegar akhirnya tak bisa menahan air matanya, sesekali ia tampak mengusap matanya. Wajah ibunya terbayang kembali, ia sangat dekat dengan ibunya maka saat ibunya meninggal, Rafli yang paling terpukul, apalagi meninggalnya ibunda mereka karena peristiwa yang tak mengenakkan. Selesai proses ijab kabul, dilanjut dengan penyerahan mas kawin lalu surat nikah kemudian langsung dilanjutkan pesta pernikahan, memang dibuat simpel, toh ini pernikahan mereka yang kedua kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN