Kini bukan Samantha namanya kalau tidak bertindak kasar lihat saja dirinya yang sudah memukul wanita yang di depannya. Semua karyawan yang melihat apa yang terjadi itu hanya bisa menelan savilanya masing-masing tidak pernah menyangka bahwa anak boss mereka akan sekejam seperti ini. Saat ini Semua mata menatap Samantha karena perkataan sekretaris Lasio yang benar-benar mengundang marah bahaya. "Iya, apakah itu benar saya tanya sekali lagi," ucap Samantha. "Tidak, mereka tidak begitu apakah ibu tidak melihat video yang saya kasih tunjuk?" "Iya, aku lupa." "Apa?" Lasio menutup matanya tidak percaya dengan video itu. Dalam hatinya Lasio benar-benar tidak menyangka bahwa kejadian saat itu benar-benar ada orang yang mengambil rekaman itu. Wajahnya seketika masam dan tidak tahu lagi kem

