Misunderstand

1016 Kata

Aku dan Bang Ardan duduk di teras berdua saja. Kau tau, berdua saja!   Semua itu gara-gara mama dan Tante Rahayu. Padahal aku sedang ingin main dengan Clara yang imut nan menggemaskan itu.   Kami tidak bicara apa-apa sejak kami duduk di sana. Aku juga tidak tau mau membahas masalah apa.   Apakah pekerjaannya lancar? Apakah aku yang harus memulai percakapan ini? Ish! Bikin malu saja. Bagaimana kalau apa yang kutanyakan malah salah dan membuatku malu?   Lalu, tanpa kurencanakan, ponsel yang ada di genggamanku berbunyi.   “Halo...” sapaku saat melihat nama ‘Pak William’ di sana.   “Kau baik-baik saja?” tanya Will to the point. Sepertinya ia mendengar nada gugup di suaraku barusan.   “Saya baik-baik saja, Pak...” Suaraku agak pelan.   Aku tau kalau kini Bang Ardan tengah mempe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN