Pagi-pagi sekali aku sudah mengirim pesan kepada Will bahwa aku akan ada di kampus mengurus administrasi kuliah. Yang kukhawatirkan, jika saat menghadap rektor, ia menghubungiku. Tidak sampai lima menit kemudian dia membalas pesanku. Ia bilang, semalam ia hanya mengecek keadaanku dan akhirnya dia menghubungi. Aku menjelaskan kalau tadi malam ponselku terselip di dalam kotak penyimpanan dan aku tidak menyadarinya. Syukurlah ia tidak menanyakan hal lain lagi. Misalnya, apa tamu tadi malam? Ha ha ha … yang benar saja. William juga bilang kalau ia berencana untuk keluar dengan Justin dan berjanji untuk menghubungiku lagi nanti sore. Aku menitipkan salam untuk Justin, tapiku tarik lagi omonganku karena aku baru ingat kalau tidak ada yang mengetahui hubungan kami selain kami sendiri.

