BAB – 27 Ziana menghela nafas. Dia segera berjalan meninggalkan Anhari dengan wajah yang terlihat sedih dan marah. Ziana kembali ke kamar untuk memeriksa ponselnya. Dia tidak keluar lagi dari kamar. Sampai suara motor suaminya terdengar berhenti di halaman. Ziana keluar dengan wajah marah melihat kedatangan Daffa. Dia sengaja menghadang suaminya didepan pintu. Daffa terperangah menatap wajah istrinya. Namun Ziana mengedipkan matanya tanda memberikan kode. Daffa teringat dengan kesepakatan sore tadi. Dia hanya perlu mengikuti alur untuk membuka semuanya. “Mas, jadi selama ini kamu membohongi aku, kamu bukan lembur kan? kamu pergi sama wanita lain?” ucap Ziana agak keras agar penghuni rumah yang lain mendengarnya. Benar saja pancingannya berhasil. Anhari dan Bu Liana langsung keluar dan m

