Kebenaran 3

979 Kata

    Maharani menggigit bibirnya dan mengeratkan genggaman tangannya, guna menunjukkan pada Ahmar, jika dirinya ada di sana. Ahmar tampak begitu emosi, ia benar-benar marah dan menganggap apa yang dikatakan oleh Amir adalah omong kosong yang sama sekali tidak perlu didengar olehnya. Amir kembali menunjukkan kertas-kertas berisi bukti jika Halwa telah mengandung. “Ya, aku sungguh terguncang dengan apa yang terjadi. Namun, Halwa lebih terguncang. Ia sama sekali tidak berniat untuk mengkhianatiku. Tapi, seorang pelayan sudah membuatnya mengandung benihnya. Pelayan itu sendiri, ditemukan mati bunuh diri setelah menghabiskan malam dengan Halwa.”     Amir menipisikan bibirnya. “Meskipun berat, aku sama sekali tidak menyalahkan Halwa. Itu terjadi juga karena kesalahanku yang kurang memberikan per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN