Zee tampak menikmati latte pesanannya dengan nikmat. Kini, Zee memang tengah berada di sebuah kafe yang terletak di salah satu jalanan yang memang ddikenal sebagai jalanan yang dipenuhi oleh jajaran toko dan restoran mahal yang menyajikan semua produk berkualitas dan bernilai tinggi. Zee meletakkan gelasnya dan menatap seseorang yang menemaninya kali ini. Ya, Zee memang tidak datang dan menikmati kopinya seorang diri. Zee ditemani oleh seorang pria tampan yang tak lain adalah … Prayoga. Ya, Zee melakukan berbagai macam cara hingga dirinya bisa membuat janji dan bertemu dengan pria ini secara pribadi. Jika Zee memang sudah mengenal siapa Prayoga menurut semua informasi yang telah ia terima, maka beda hal dengan Prayoga. Ia sama sekali tidak mengenal Zee, kecuali fakta jika dirinya

