Devon turun dari mobil sambil terburu-buru. Akhirnya ia bisa pulang dan menjalani hari dengan normal kembali. Sekarang setelah semua urusan pekerjaannya selesai, ia harus bisa menyelesaikan perang dinginnya dengan Davina. Devon melangkah menuju lift lalu menekannya dengan tidak sabar. Begitu pintu lift membuka, ia pun segera masuk dan menutup pintu lift tersebut. Saat ini pukul enam sore. Davina pasti sudah ada di rumah kan? Lift tiba di lantai teratas gedung apartemen tersebut. Devon melangkah terburu-buru keluar dari lift dan langsung berbelok menuju ruang keluarga. Kosong. Biasanya Davina akan berada di sana menonton televisi. Apa mungkin dia di kamarnya? Devon melangkah keluar dari ruangan tersebut dan berjalan menuju kamar Davina. Akan tetapi, langkahnya seketika terhenti ketik

