Bab 49 - Perang Dingin Masih Berlanjut

1279 Kata

“Papa, kita kan sekarang lagi makan, kok malah nanya soal itu sih?” cegah istrinya. Yulia Danajaya adalah wanita lemah lembut dan keibuan. Davina jelas mewarisi sebagian hal baik itu dari ibunya. “Baik kok, Pa,” jawab Davina santai. Meskipun sebenarnya tadi ia cukup terkejut dengan pertanyaan yang dilayangkan ayahnya. Irwan Danajaya menatap Davina selama beberapa saat. “Syukurlah kalau memang baik-baik saja. Soalnya kalian pasti sudah tahu kan gosip yang beredar belakangan?” Devon membuka mulut untuk menjawab, namun lagi-lagi Davina yang mengambil alih. “Oh, itu. Mereka kehabisan bahan gosip sih kayaknya, Pa. Makanya sengaja banget jadiin Devon tajuk utama. Padahal waktu itu aku tahu kok Devon pergi menemui Erisa.” Dalam hati, Davina benar-benar sangat menyesal karena sudah berbohong p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN