bc

Cintaku Istimewa

book_age18+
9
IKUTI
1K
BACA
like
intro-logo
Uraian

Ufaira Ahdidyani seorang wanita yang mandiri, tangguh dan dewasa

kehidupannya mengajarkan Ufaira untuk menjadi wanita dewasa karena kerasnya dunia.

banyak ujian yang ia hadapi tanpa melibatkan keluarganya, ia tipe wanita yang tidak suka merepotkan orang lain termasuk keluarganya.

karena kehidupannya yang sangat keras ini ia tidak pernah mendapatkan kasih sayang, ia tidak pernah diperhatikan, semua orang tidak pernah ngerti keadaannya, yang mereka tahu Ufaira baik-baik saja.

Hingga ia bertemu dengan seorang pria cacat yang telah kehilangan kedua tangannya, karena sebuah musibah. ia Fakhri jasmara

hanya dengan pria itu ia mendapatkan kasih sayang begitu juga dengan rasa cinta.

Bisakah ia dan Fakhri bersama , bagaimana tanggapan keluarganya tentang Fakhri yang banyak kekurangan itu, bisakah keluarga Ufaira menerima kehadiran Fakhri?

sedangkan cinta Ufaira kepada Fakhri begitu besar begitu juga dengan Fakhri yang mulai mencintai Ufaira karena hanya Ufaira yang menerima kekurangannya.

chap-preview
Pratinjau gratis
prolog
"kak Ufaira." pangilan dari Hany "Hmm." Ufaira hanya berdehem "Lihat tuu, ada cowok ganteng banget, tapi sayang ga ada tangan. ufaira mengerutkan kening menaikkan alis "mana?." ucap ufaira sambil melihat diluar butik tempat mereka kerja. Ufaira membuka pintu butik, didepan pintulah Ufaira saling pandang memandang dengan pria yang dimaksud Hany, saat itu keadaan Ufaira tubuhnya masih didalam hanya kepalanya yang keluar, lalu ia masuk kedalam butik, saat pertama melihat Ufaira sudah mulai menyukai pria itu, tapi ia mempertahankan marwah nya, bahawasanya ia dikenal sebagai wanita yang cuek, ia tidak pernah memperdulikan hal orang lain. "pertama aku liat kak, cowok ini ganteng banget, saat aku liat lagi rupanya tuh cowok gak ada tangan, sayang bangetkan kak, ganteng ganteng gak ada tangan." ucap Hany. Hany Hanindya ia berbeda dua tahun dari Ufaira, Hany berusia 20 tahun, Ufaira berusia 22 tahun, Hany sahabat dekat Ufaira, hanya bersama Hany Ufaira terbuka, ia ceria, seluruh hidup Ufaira hanya Hany yang mengetahui, bagaimana kurang beruntungnya kisah hidup Ufaira, tetapi Ufaira tidak pernah mengeluh ia terus menjalani, katanya biarlah semuanya berjalan seperti air yang mengalir. Sedangkan yang diluar butik tempat mereka bekerja Fakhri berjalan kejalan besar ingin menyebrang kesuatu toko, ia meloncat hingga lengannya ingin mencapai tirai penutup toko tersebut. Diseberang toko tersebut, tak luput dari pandangan dua wanita yang didalam butik melihat Fakhri yang melintas jalan menuju toko. Ufaira terpesona melihat Fakhri yang melompat ingin menggapai tirai toko itu 'Bagaimana mungkin dia berfikir mau menggapai tirai itu, padahalkan dia ga punya tangan'.Batin Ufaira Ufaira makin penasaran bagaimana orang yang punya kekurangan seperti itu bisa memiliki semangat yang tinggi, ceria, rasa penasaran melingkupi diri Ufaira. " Han, keknya aku mau deh kenal dia lebih dekat lagi, aku kayak penasaran gimana dihidup tanpa tangan, kenapa yaa aku sepenasaran ini, padahal banyak banget aku lihat orang orang yang tidak mempunyai organ lengkap, kok aku ga kepikiran gimana hari hari mereka menjalaninya." ungkap Ufaira "iya siih kak, gimana yaa caranya, kok bisa yaa sayang banget ganteng ganteng ga punya tangan." Dari seberang Fakhri masih memperhatikan Ufaira, tapi ketika Ufaira melihat kearahnya, ia memalingkan wajah. Ufaira semakin ingin mengenal pria itu, tapi Ufaira tidak punya tekat untuk memberanikan dirinya untuk mendekati. keasikkan Hany dan Ufaira berbicara, tanpa mereka sadar Fakhri sudah keluar dari toko tersebut. setelah mereka berdua sadar sejenak mereka kehilangan jejek pria tersebut. "Han, kok gak ada? dia udah keluar belom?." ucap Ufaira sambil mencari sosok pria cacat itu. "kak, dari tadi aku memperhatikan kak, aku cuma liat hp sebentar aku lihat udah gak ada." jawab Hany sedangkan Ufaira terus memperhatikan toko didepan toko butik mereka mencari keberadan cowok itu. 'Jangan-jangan aku halusinasi, kok bisa yaa ngilang gitu aja.' batin Ufaira Ufaira semakin tidak fokus bekerja ia hanya memikirkan cowok yang sempat ia lihat sekilas itu, selama ia kerja dibutik ini, ia belum pernah sekalipun melihat rupa pria yang satu ini. sejak ia mencoba untuk menghilangkankan rasa penasarannya, tapi semakin ia ingin lupakan, matanya terus melihat bahkan mencari sosok cowok yang membuatnya penasaran. Ufaira terus berinteraksi dengan batinnya 'dia ngapain ya? didepan situ, itu kan toko tas, ga mungkin dia mau beli tas, dari tadi dia duduk aja tuu depan owner tu toko, apa aku tanya aja kali sama owner toko itu, mana tahu owner toko itu kenal, jadi aku bisa dong deketin dia.' batin Ufaira, sambil tersenyum senyum memikiran cowok misterius itu. Ufaira terus merutuki dirinya sendiri, meyakinkan dirinya sendiri, bahwa cowok yang ia temui itu, tidak akan pernah ia temui lagi, ia terus mencoba menghentikan pemikiran liarnya akan cowok itu, karena ia belum yakin cowok itu wujud atau tidak. bayangannya selalu melintas diingatan Ufaira, membuat Ufaira tersenyum sendiri, "Aku hampir gila karenanya." ucap Ufaira keHany. Hany hanya bisa tersenyum dan diam melihat tingkah Ufaira. benarkah Ufaira benar benar menyukai pria berbaju hitam yang belum ia ketahui Nama dan asal usulnya. Hingga pagi berganti siang, siang berganti sore, jam 5 butik tutup mereka bergegas membereskan toko tersebut ingin pulang kerumah masing masing. usai mengunci pintu Ufaira melangkah kearea parkir motornya, ia menaiki motor metiknya berwarna biru, tak lupa memakai helmet berwarna merah, Ufaira dan Hany mulai meninggalkan area dekat butik menyulusuri jalan kerumah masing masing. diperjalanan Ufaira hanya mengingat sekilat cowok yang merebut hatinya, 'bagaimana pria yang belum tentu wujud itu membuat aku ingin tersenyum setiap saat, aku bisa gila, kalau begini.' batin Ufaira sambil tersenyum. Lima belas menit kemudian sampailah Ufaira didepan garasi perkarangan rumahnya, ia turun dari motornya langsung masuk kerumah menuju kamar, ia berbaring sambil memikirkan pria yang sama.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Loving The Pain

read
3.0M
bc

Mengikat Mutiara

read
147.5K
bc

My Ex Boss (Indonesia)

read
3.9M
bc

His Secret : LTP S3

read
666.9K
bc

BUKAN CINDERELLA

read
114.5K
bc

Accidentally Married

read
112.1K
bc

Hello Wife

read
1.4M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook