Ketika bel berbunyi, pelajaran terakhir langsung di tutup, semua anak diperbolehkan meninggalkan kelas mereka masing-masing. Karena hari ini Nurin di jemput Alby, dia melangkah sampai parkiran saja barengan dengan Clara, selebihnya sendirian menuju kafe. Sungguh, sepanjang langkahan kakinya Nurin memikirkan kejadian tadi siang. Ericko benar-benar berbahaya, Nurin sampai takut sendiri. Karena merasa was-was, Nurin menoleh ke arah belakang. Takut jika ada Ericko yang mengikutinya secara diam-diam, cowok itu tidak bisa ditebak maunya seperti apa. Dia kadang bersikap layaknya orang tidak waras, semaunya sendiri tanpa memikirkan hal lain. Saat akan menyeberang jalan--kafe berada di seberang sana, tiba-tiba tangan Nurin di cekal oleh seseorang. Membuat Nurin memekik kaget, hampir saja dia bert

