Dengan kasar Dewi mengetuk pintu kamar kakaknya, dia tidak peduli jika William tengah tertidur lelap dan bakalan menerima amukan darinya. "Kak! Kak!" seru Dewi hingga suaranya serak dan tangannya memerah karena terlalu semangat mengetuk pintu. "Tuli apa ya? Masa enggak dengar sih?" gerutu Dewi lalu menekan gagang pintu dan mendorong daunnya. "Ka...lo lagi ngapain? Tidur?" ujarnya seraya menajamkan mata mencari sosok tubuh kakaknya di ranjang. "Loh...kosong! Kemana dia? Kak! Kak William!" ucapnya dengan menambah volume suaranya lalu berjalan ke arah toilet, berharap menemukannya disana. "Kosong juga! Tadi dia masuk ke kamar, pergi kemana sih. Hiss....lagi penting dia kelayapan. Enggak punya perasaan!" omelnya panjang lebar lalu keluar meninggalkan kamar kakaknya yang kosong dan kemba

