Anaya sudah mengganti pakaiannya dengan piyama pandanya. Ia duduk di tepi ranjang dengan menyenderkan kepalanya di ranjang. Anaya memandangi poto besar ia dan Riko di atas pintu kamar. Anaya menatap sendu poto itu. Air matanya lolos keluar begitu saja. Rindu amat rindu yang Anaya rasakan. Selama ini ia juga rindu cuman ia tahan dengan banyak beraktivitas. "Hiks hiks hiks." Anaya menelungkupkan kepalanya di sela kakinya. Dadanya sesak saat mengingat kenangan manis bersama Riko. "Hey, jangan nangis " Anaya mendongakkan kepalanya dan melihat Riko yang duduk di hadapannya dengan cepat ia memeluk Riko. Hingga Riko terhuyung kebelakang jika tak ia tahan. "Kamu ninggalin aku hiks." "Maaf, tapi sekarang kan aku datang. Karna kamu juga udah lama ngga ngunjungi aku. Aku jadi rindu kan.

