Anira menyusuri koridor sekolah, berjalan berlari-buru dan sesekali ia berlari kecil. Di pikiran saat ini masih terbayang bagaimana obrolan nya tadi dengan Daffa dan Audrey. Anira berhasil yakin benar dengan segala kalimat yang ia ucapkan, tetapi setelah mendengarkan penuturan dari Daffa dan Audrey ia menjadi ragu. Daffa dan Audrey adalah penghuni lama di sini, jelas mungkin lebih tahu siapa warga di sekolah ini. Dibanding ia yang hanya murid baru. Tapi, apakah Aska sejahat itu telah membohongi nya? Bel istirahat baru saja berbunyi, setelah ia sampai di pinggir lapangan. Setelah bertemu Dffa dan Audrey lebih memilih masuk kelas. Lalu kini ia yakin akan bertemu Aska di depan kelasnya. Dengan napas yang tidak beraturan, Anira berhenti di hadapan Aska. Kebetulan Aska sedang berada di luar

