Papa, Pergilah...

1462 Kata

"Mas, maaf aku memanggilmu kembali. Cira terus-terusan menangis. Sungguh aku kuat kehilanganmu, tapi aku tak sanggup melihat putri kecilku terluka karena harus kehilangan sosokmu di usia yang sekecil ini." Suara Athirah lirih. Tubuhnya perlahan menjauh dari Cira memberi kesempatan pada mantan suaminya agar bisa mendekati putrinya. Shaka menggangguk. Perlahan merapat ke arah ranjang di mana Cira tertidur dengan mata sembab. Sepertinya gadis mungil itu ketiduran saat menangis. Kata Athira, tadi Cira terbangun sesaat Shaka pergi dan terus merengek dan tidak bisa ditenangkan. "Sayang, bangunlah ini Papa datang." Dengan lembut Shaka memanggil gadis yang tengah meringkuk memeluk boneka kecil pemberiannya, d**a Shaka terasa sesak, hatinya berdesir menyaksikan sisa bulir air mata di Sudut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN