SERGIO terpaksa membawa Jeha ke apartemennya karena orang tua Jeha belum pulang dari rumah neneknya sedangkan kunci rumah gadis itu berada di tas yang tertinggal di villa. “Aku harus ke kamar mandi!” Jeha meminta izin setibanya mereka di apartemen. Sergio mengangguk dan membuntutinya, jaga-jaga apabila gadis itu membutuhkan pertolongan. Suara guyuran air shower dari dalam kamar mandi serta geram isak tangis Jeha membuat Sergio yang mendengarnya ikut pilu. Bergegas Sergio pergi ke kamar yang biasanya ditempati Felisa jika menginap di sini. Pria itu membongkar isi lemari ibunya untuk menemukan pakaian yang sekiranya cocok untuk Jeha. Sergio juga mengambil handuk berwarna pink kemudian buru-buru kembali ke depan pintu kamar mandi. Sergio mengetuk pintu kamar mandinya sembari berteriak da

