TIDAK banyak orang sanggup melakukannya. Berpura-pura tak pernah terjadi apapun, seolah mereka adalah dua manusia asing yang belum pernah bertemu sebelumnya. Yang dahulunya sedekat nadi, kini sejauh matahari. Yang dahulunya saling sapa, kini untuk saling tatap muka saja rasanya tak bisa. Awalnya Jeha ragu apakah ia bisa mengacuhkan keberadaan Sergio di sekitarnya, tapi setelah dicoba rupanya ia mampu. Seperti kejadian pagi ini di lorong kampus, Jeha tidak sengaja melihat Sergio yang datang berlawanan arah. Beruntung Jeha bisa mengontrol ekspresi wajahnya dan mereka berpapasan layaknya dua manusia yang tak saling kenal. Sergio dengan wajah serius dan tajamnya berjalan melewati Jeha yang juga berjalan dengan tampang datar seolah keberadaan Sergio tak lagi menjadi daya tariknya. Meski jau

