28 |PEMBULLYAN

1044 Kata

KEESOKKAN harinya, mata kuliah Sosiologi kosong karena Pak Fadil sakit. Jeha bosan terus berada di dalam kelas sehingga ia pun memutuskan menghampiri Rossa di kelasnya. Di tengah perjalanan, Jeha terkejut ketika dua gadis menghalangi jalannya. Jeha mengenalnya karena dahulu mereka satu angkatan. Dua gadis itu adalah Lolita dan Melly. “Ada apa?” tanya Jeha. Lolita bersedekap sambil memandang Jeha remeh, sedangkan Melly menilai penampilan Jeha dari bawah sampai atas. “Gue nggak nyangka kak Aldi bakal pilih lo sebagai pacarnya,” celetuk Melly sambil menatap Jeha jijik. Jeha melongo, kejadian ini mengingatkannya pada si nenek sihir Devi and the gank yang dulu juga pernah melabraknya karena Aldi. “Bilang aja kalau kamu iri,” jawab Jeha. Lolita menyeringai. “Pede banget lo. Palingan kak Aldi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN