“AKU memutuskan melakukan pengabdian setelah tahu kamu sangat membenciku. Terakhir kali saat kita bertemu di kantin kampus, kamu bilang muak melihatku. Jadi aku pikir lebih baik aku menghilang daripada membuatmu semakin membenciku.” Sergio menjelaskan alasan mengapa dirinya pergi. Sedangkan Jeha yang mendengar semua itu hanya bisa menyesali ucapannya tempo hari. Pada saat itu ia sedang dikuasai kemarahan, didorong ide pembalasan dendam dari Rossa tapi Jeha tidak berpikir sampai sejauh itu, ia tidak mengira Sergio akan pergi karena dirinya. “Maafkan aku Mas Ser, sebenarnya aku tidak bersungguh-sungguh saat mengatakan itu. Aku hanya ingin membalas ucapan yang pernah kamu katakan padaku saja,” cicit Jeha. Sergio tersenyum sekilas lalu mengecup kening Jeha. “Maaf karena aku juga pernah meng
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


