Setelah Salfa pergi, Raziq hanya diam sambil memandangi box makanan yang di bawakan Salfa. Raziq jadi memikirkan apa yang Salfa ucapkan tadi, dia memang belum berani bertemu dengan keluarga Salfa. Dia tahu kalau dia salah, karena selama dirinya menjadi suami dari Salf, dia belum pernah meminta restu dari kedua orang tua Salfa, karena dirinya telah menikahi Salfa tanpa sepengetahuan mereka. Mungkin dia tidak mengingat apapun dimasa lalunya, tapi sebagai laki-laki, dia memang merasa menjadi pengecut karena menikahi anak gadis seseorang tanpa meminta restu dari mereka. “ Pak.” Panggil Hani, namun Raziq masih ngalamun. “ Pak, pak Raziq.” Panggil Hani lagi dengan suara yang dikeraskan. “ Astagfirullah, ada apa Han.” Tanya Raziq yang akhirnya sadar. “ Apa bapak ada masalah, kenapa bapak ngala

