Sebulan pun berlalu Akhirnya Salfa dan Raziq bisa membawa Haura pulang ke rumah. Dan ini adalah hari pertama Haura pulang ke rumah. Sebelum Haura kembali Raziq yang paling antusias menyiapkan segala kebutuhan putrinya. Seperti kamar, barang-barang Haura, Raziqlah yang menyiapkan semuanya. Salfa hanya mengikuti apa yang suaminya katakan. Namun Salfa dapat melihat kebahagiaan di wajah Raziq, kekhawatirannya pun hilang. Awalnya dia khawatir kalau Raziq akan sulit menerima kehadiran Haura, apalagi dengan kondisi Haura yang seperti sekarang. “ Fa.” Panggil Raziq dengan pelan karena takut menggangu Salfa yang sedang menidurkan Haura. “ Ada apa mas.” Tanya Salfa. “ Makasih ya, karena kamu sudah lebih memilih untuk berhenti dari kerjaanmu.” Ungkap Raziq yang baru tahu dari Riko kalau isterinya

