51. KIC

2218 Kata

Raziq dan mamanya dengan panik menelusuri lorong rumah sakit. Ya, tadi papanya mengabarinya kalau neneknya jatuh di rumah dan sekarang tidak sadarkan diri. Dia sangat takut kalau terjadi sesuatu pada neneknya, walau jahat seperti apapun neneknya itu, Raziq masih tetap menyayangi neneknya. Dia khawatir dengan keadaan neneknya sekarang. Apalagi setelah papa dan mamanya juga memutuskan untuk keluar dari rumahnya, mereka juga tidak tahan dengan keras kepala neneknya yang masih saja kekeuh dengan tindakannya, dia belum menyadari kalau apa yang dia lakukan itu salah. “ Pa.” “ Mama, Raziq.” “ Gimana keadaan nenek pa.” “ Nenek masih di periksa oleh dokter ziq, untung bibi tadi langsung hubungi papa waktu nenek jatuh. Jadi papa bisa langsung kesana.” Ucap papanya. Mereka pun menunggu dokter ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN