Setelah percakapan yang cukup serius selama dalam mobil pun membuat Salfa bingung dengan permintaan suaminya. Dia tidak pernah menyangka tentang apa yang Raziq ungkapkan. Raziq pun tidak memaksa Salfa untuk memberinya jawaban itu, dia memberi Salfa waktu untuk berpikir. Salfa pun jadi bingung berhadapan dengan Raziq, dan untungnya setelah mengantarkan dirinya pulang Raziq pergi ke kantor karena ada urusan pekerjaan. Dia benar-benar memikirkan apa benar Raziq mengatakan hal itu dengan serius. Apa benar kalau Raziq tidak pernah menginginkan untuk berpisah dengannya. Dan tidak bisa Salfa pungkiri kalau ada perasaan bahagia mendengar hal itu langsung dari mulut suaminya. “ Mba Salfa” “ Iya bi.” “ Ada tamu mba.” “ Siapa bi.” “ Aku fa.” “ Hani ! Kamu kok bisa disini. Bukannya kamu lagi

