Labeldo - 57

2769 Kata

Pada akhirnya, Sakugo memilih mengantarkan Jiola yang masih sedang menangis tersengguk-sengguk ke rumahnya lagi, tidak pergi dan kembali ke tengah kota untuk menciptakan kerusuhan dan ketegangan lagi bersama para wSakugo Vanterlock. Ini sudah larut malam, dan jalanan kota terlihat cukup sepi dan sunyi, tidak seperti biasanya, mungkin karena hampir semua wSakugo kota pergi ke tengah kota, jadi area-area yang lain terlihat begitu kosong dan hening. Sakugo berjalan di samping Jiola dengan memegang erat tangan perempuan berambut perak itu agar mengikuti langkahnya karena sebenarnya perempuan itu tidak niat untuk menggerakkan kakinya karena kesedihan masih melanda hatinya, itulah sebabnya Sakugo yang melakukannya sebagai penuntun Jiola untuk kembali pulang ke rumahnya. Tidak lagi pemberontak da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN