“Kata Mas aku boleh main” desis Mina sedikit merasa bosan terus berada di kamar. Ia sudah mandi, beberes kamar tapi tak juga bisa memutar waktu menjadi lebih cepat lagi. “Kalau gitu aku cari Olive, ahk” lanjutnya langsung keluar kamar untuk meluluskan niatannya Mina mengintip ke kamar Olive “ Gak ada orang,yah. Olive mana?” tanyanya seraya cemberut “Olive... Olive” pekiknya yang tau kalau Rose saat ini lagi gak ada di rumah. Dan saat-saat seperti ini yang Mina sukai. Ia merasa bebas dari beban. Bukannya ia tidak ingin akrab dengan ibu mertuanya itu. Tapi memang karna Rose selalu menutup pintu hatinya dan rasanya terlalu sulit di jamaah oleh Mina “Ol...” Mina menutup matanya. Kali ini aksinya tepat. Tapi sayang, rasa penasaran justru mendustai pikirannya. Lewat cela jemari ia berniat me

