Setelah menimbang cukup jauh, Akhirnya Kale mendial nomor yang tertera “Tuan... Tuan, Tuan muda telepon” Rita yang ditugaskan menjadi tangan kanan orang tersebut berlari dan segera memberikan telepon itu ke atasannya “Kamu saja yang bicara” tolaknya menaiki tangannya masih terus menatap kedepan seraya terduduk di kursi rodanya. Rita mengangguk, segera menjawab panggilan Kale “Halo, Dengan Rita disini” “Ah, Halo... Saya Kale Mata Tjandra. Saya mendapat tawaran kerjasama dari perusahaan anda. Dan saya ingin membicarakanya lebih lanjut. Apa bisa kita ketemuan?” Kale telah sepenuhnya masuk ke dalam perangkap yang orang tersebut ciptakan. Perlu di ketahui, di balik krisis perusahaan yang Kale hadapi saat inipun adalah usahanya. Susah payah ia melakukan semua demi satu tujuan. Menjatuhkan Ro

