Suasana ruang makan itu cukup hening. Hanya denting-denting sendok dan garpu yang beradu bersama piring. Ini adalah makan malam terakhir sebelum dari mereka kembali menuju tempat masing-masing. Eyang terlihat antusias, wajahnya cerah dan berulang kali tersenyum. Di samping Eyang, ada Eyang Putri yang tak kalah bahagia. Di meja, tiga keluarga sudah berkumpul. Pakde Davendra, Satria juga Sena juga menghadiri makan malam ini. Besok pagi, kedua orang tua Naraya sudah kembali ke Abu Dhabi. Begitupun Sena, kabarnya selepas dini hari sudah harus berangkat menuju Qatar. Naraya makan dengan menunduk, berusaha menyuapkan sedikit demi sedikit nasi. Lauk yang berlimpah di hadapan sama sekali tidak menyentuh nafsu makannya. Dia hanya berharap acara ini segera selesai sebab keinginan meletakkan kepal

