Naraya berjalan kembali ke sekre OSIS. Rasanya lega sekali dapat dengan cepat mengatasi masalah juri yang datang mendadak seperti ini. Urusan dia benar-benar banyak. Belum lagi, dia juga mesti latihan intensif untuk persiapan kejuaraan panjat tebing yang diselenggarakan Pasuspala. Ketika masuk ke ruang OSIS itu dia tidak mendapati siapa pun, tetapi Naraya mendengar suara di dalam ruang rapat sehingga dia mendekat. Baru saja Naraya hendak masuk, dia mendengar bahasa yang terdengar asing dari dalam. Dia kemudian mengintip dan melihat Renard sedang video call dengan seorang wanita yang kemungkinan adalah ibunya. Sudut bibir Naraya terangkat ketika panggilan itu berakhir. Dia orang yang paling ahli mempermalukan anak-anak kantin sebab entah mengapa Naraya selalu saja bisa tahu panggilan rumah

