Beberapa hari ini Rane selalu pulang bersama dengan Kevin, Zaf sudah mengingatkan istrinya itu untuk tak lagi diantar Kevin, namun Rane membantah ia sedang menikmati masa pacaran dengan pacar barunya, semakin hari sikap Rane makin membuatnya panas, mengomeli pun tak mempan karena Rane akan makin memberontak, Zaf heran apa yang dilihat dari seorang Kevin? Walau Zaf tau Rane hanya mencari kesenangan namun tetap saja tidak pantas bagi seorang istri jalan dengan lelaki lain. Mungkin salahnya juga yang tidak tegas dan masih memberikan ruang untuk Rane bergaul dengan teman yang bukan mahrom. Zaf merasa dirinya benar-benar tidak dihargai sebagai suami entah ia harus melakukan apa agar istrinya itu sadar bahwa pernikahan mereka bukanlah main-main Sebuah pesan masuk ke ponsel Zaf disaat lelaki it

