Bab 22.

1093 Kata

"Huft... Ya aku juga tidak mau melihat Renata sedih terus dan dia keinginannya pun kita harus wujudkan sampai kita mendapatkan yang terbaik untuk dirinya juga kan sekarang ini Wajar saja aku membagi kasih sayangku kepada kedua istriku kan? dan aku juga tidak mungkin meninggalkan Renata dia lah orang yang dari nol berjuang bersama denganku yang aku bukan apa-apa menjadi seorang yang terpandang." Ucap Fajar yang menjelaskan kepada Rania.   "Iya aku tahu, harapanku tidak hanya sebatas ini saja yang ku inginkan hanya sebuah keinginan nyata saja di sisi lain harapanku semakin dalam kepada dirinya, Renata juga sahabatku aku menerima ini karena dia bukan yang lain harapanku hanya satu, Semoga dia bisa menghadapi semua permasalahan ini dan jangan pernah menganggap aku buruk di Matanya itu saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN