Double Shoot 1

1297 Kata

Berjalan dengan santai, namun penuh perhitungan, Aksa menatap mobil sedan yang berada tepat di depan rumahnya dengan waspada dari balik jendela. Segaris senyum miring tersimpul menghiasi wajah tampan namun pendiam itu. Aksa membuka pintu lebih dulu untuk menyambut dengan Liam yang membuka pintu kemudi secara bersamaan. Aksa bisa melihat Liam yang bersih dan stylish pun dengan aroma mint yang menguar dari jarak yang tak begitu jauh. Namun Aksa tak bisa ditipu begitu saja karena penampilan Liam sebenarnya terlihat tak terurus meski dipoles dengan halus. Membuka pagar dengan gerakan pelan, Liam masuk dengan aman di rumah kakak ipar dengan tangan tanpa membawa beban. Apalagi yang diharapkannya dari seorang Liam, pikir Aksa dengan logis. Liam mendekati Aksa yang berada di depan pintu rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN