Double Shoot 2

1265 Kata

Isyana tak mengira akan mendapatkan pukulan telak seperti ini. Setelah menemui Ayyana di cafe yang menurutnya tak berkelas sama sekali, ia juga mendapatkan sebaris pesan yang lagi-lagi masih Ayyana yang mengirimnya. "Aku tak akan meminta maaf untuk cafe yang tak mewah. Karena menurutku, kamu lebih pantas berada di tempat yang seperti itu meski dengan tampilan berkelas." Ayyana yang saat ini benar-benar tak bisa ditebak. Pun dengan setiap kalimat yang keluar dari bibir mungilnya yang benar-benar menusuk. Sejujurnya, ia juga memiliki hati seperti wanita lainnya, namun ia juga membutuhkan sandaran dan perlindungan dari pria yang bisa ia percaya. Maka, inilah jalan yang dipilih Isyana. Ya. Jalan yang mana menyakiti hati wanita lain dan menyingkirkannya. Menghela napas panjang demi mengura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN