The Hardest Part

1229 Kata

“Loh, katanya lembur sampe malem, Mas?” Ayyana yang mendapati Liam tiba di rumah tak kurang dari pukul 7 hanya bertanya keheranan. Tumben sekali suaminya cepat pulang, pikir Ayyana. “Ini tadi beberapa berkas ada yang kubawa pulang, Ma. Soalnya Reynan juga tumben-tumbenan pulang cepet,” jawab Liam seraya mengecup puncak kepala yang disertai remasan pada p****t Ayyana. “Ini apaan sih, Mas?” Ayyana melirik kanan kirinya waspada. “Tenang aja, Ma. Ini lagi sepi!” “Kebiasaan,” cibirnya seraya meninggalkan Liam yang masih berada di ruang tamu. Sejurus itu, Liam mengembuskan napas lega setelah bertemu istrinya. Tak sia-sia ia mematikan ponselnya, pikirnya. Liam juga tak habis pikir, ketika ia sudah mengikhlaskan wanita yang telah menjadi masa lalunya itu, kenapa dia harus muncul dengan menghu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN