DIMITRI POV "Kau yakin kita akan bertanya padanya?" Cale menatapku ragu. Saat ini kami tengah berada di RS. St. Fransiskus. Dan di depan kami terdapat sebuah pintu kamar yang akan mempertemukan kami dengan seseorang yang kuyakini dapat membantu mengurangi beban hidup kami. Ramona Stephanie. Aku lalu memasuki ruangan tersebut setelah mengetuk pintu beberapa saat. Langkahku diikuti oleh Cale dan seorang suster yang dengan sigap menenangkan Ramona ketika ia mulai panik melihat kami. "Apa kabarmu, Ramona?" Ucapku kemudian berjalan mendekatinya yang mulai ketakutan. "Tenanglah, Nyonya. Mereka orang baik, tidak akan menyakitimu, " bisik suster tersebut sambil mendekap Ramona. Sedang ia masih menatap kami dengan ketakutan. Kulihat kedua kakinya diikat dengan rantai, begitu pun tangannya. Seb

