DIMITRI POV "Kau sudah menghubungi mereka?" "Tenanglah, mereka sedang dalam perjalanan. Sebentar lagi sampai." Cale menatapku dengan malas. Ini adalah ketiga kalinya aku menanyakan hal yang sama. Kami masih berada di kantor. Cale begitu sibuk menghubungi berbagai pihak demi untuk penyelesaian kasus ini. "Ah!" Ia memukul mejanya dengan kesal. "Mengapa tidak ada yang memasang CCTV di kawasan Pier Street?! Dan mengapa pula CCTV yang ada di Maples Street bermasalah?!" Ia mengusap wajahnya dengan gusar. "Tenanglah, Cale. Kau terlalu serius mengerjakannya." Ia menatapku garang. "Lihat aku! Kau lihat ini?!" Ucapnya sambil menunjuk kantong matanya yang semakin menghitam. "Aku tahu. Tapi, tenanglah sebentar. Kau butuh istirahat." Aku menepuk pundaknya dengan pelan. Kadang wanita ini bisa be

