Pergi Lagi

2371 Kata
"Key, lusa kita berangkat ya kamu udah bisa packing [berkemas] dari sekarang. Kakak udah buat janji ke dokter disana dan tiketnya udah kakak beli juga tadi." ucap rey pada key yang masih berjalan menuju dapur. " Kan aku bilang seminggu lagi kak" kesal key " Lebih cepat lebih baik jangan tunda lagi, lagian pak indra udah approve [setujui] cuti kamu sebulan lagi, jadi tunggu apa lagi?" ucap rey " Gak sebulan juga kali kak, key baru masuk kerja dua minggu udah cuti lagi apa kata teman-teman kantor nanti" " Udah gak usah pikirin orang lain yang penting kamu sehat dulu key!" Ucap Rey dengan nada tinggi Keyla gak bisa ngelak lagi dan terpaksa menuruti kemauan kakaknya itu. " Oh ya jangan lupa kabarin camer [camer: calon mertua] kamu" kata Rey meledek " Camer? maksudnya?" heran key " Calon mertua, Bu indra. Nanti heboh lagi tuh dia kalau gak di kabarin hahaha" ledek Rey tertawa lebar Key yang kesal mendengarnya hanya melemparkan kain lap yang ada di tangannya ke rey dengan muka jutek. ***** Afy menyelesaikan jadwalnya yang padat dengan sungguh-sungguh agar cepat pulang untuk berjumpa Keyla. Sudah dua hari dia gak ada ngabarin keyla karna memang full schdule [jadwal padat] dan pulang ke hotel sudah tepar. Hari ini afy mengirimkan pesan ke keyla. Afy : Send Picture [mengirim gambar]. Itu tiket aku ya key lengkap kan detailnya biar kamu gak bertanya-tanya lagi manatau diperjalanan kenapa-kenapa. Setengah jam kemudian afy mengirim chat lagi. Afy : Aku udah di pesawat key mau takeoff [ lepas landas] doain aku selamat sampai ketemu kamu ya. Setengah jam berlalu belum di baca juga oleh key. Keyla yang masih sibuk beberes belum sempat memegang hape karena hari ini keyla berangkat juga ke Singapura. Beberapa jam kemudian ia baru read chat [baca pesan] dari Afy pada saat perjalanan mau ke Airport [bandara] di lihatnya jadwal keberangkatan pesawat afy sudah berangkat beberapa jam yang lalu. Keyla hanya membaca tapi belum membalas. " Sudah sampai yuk" Ajak rey turun Bu Indra dan Danish yang mengantarkan key dan rey ke Bandara untuk keberangkatan siang ini. " Key, ibu dan Danish belum bisa anterin kamu ke singapura karena sepupunya Danish mau married [menikah] jadi keluarga ibu masih repot mungkin minggu depan bapak cuti kami susul kesana ya" ucap bu indra menjelaskan " Gak apa-apa bu, kalau gak bisa jangan di paksain. Lagian ada kak rey kok" jawab key " Iya iya semangat sembuh ya semoga cepat sehat diangkat Allah penyakitnya dengan jalan ikhtiar ini yang penting jangan banyak dan jangan stress masalah kerjaan tenang aja udah di handle [tangani] oleh pak Indra jadi jangan di pikirin ya" nasihat bu Indra " Iya bu makasi banyak ya bu atas bantuannya, Danish juga makasi banyak udah mau anterin, kami pamit pergi dulu ya" ucap key saling bersalaman satu sama lain meninggalkan mereka. Beberapa menit yang lalu pesawat dari Samarinda sudah landing [mendarat]. Kebetulan itu adalah pesawat yang di tumpangi afy. Afy berjalan menuntun kopernya sambil menatap layar handphonenya. Dilihatnya chat [pesan] yang ia kirim belum ada balasan dan hanya di baca oleh keyla. Afy berjalan ke koridor menuju pintu keluar. Di tengah kerumunan orang di dengarnya seperti suara wanita yang ia kenal. Sesaat dia menoleh tapi sumber suara itu sudah hilang dan sekilas afy seperti melihat key di bandara tapi afy menghiraukannya karena dia pikir hanya halusinasinya saja. Afy berjalan lagi keluar dari pintu bandara dan dari kejauhan dia melihat sosok yang dia kenal. Afy melihat Danish dan ibunya menuju ke parkiran dan baru saja masuk mobil melaju pergi.Berpikir sejenak dan teringat akan keyla. Tersadar kalau yang dilihatnya tadi adalah Keyla, ia langsung berlari ke dalam lagi mencari sosok keyla tapi tidak ketemu.Beberapa kali dia coba menghubungi keyla tapi nomor yang di tuju sedang tidak aktif karena keyla sudah berada di pesawat yang akan takeoff [lepas landas] sepuluh menit lagi. Afy memutar balik tujuannya dan segera memanggil taksi buru-buru menuju rumah. Tiba di rumah langsung menghampiri rumah keyla dan mengetuk pintunya beberapa kali tapi tidak ada sahutan dari dalam. Bel pun di pencet berkali-kali juga tidak ada respon. Setengah jam kemudian afy kembali lagi melakukan hal yang sama tapi belum ada hasilnya. Terlihat seperti tidak ada aktifitas di rumah keyla dan semua jendela dan pintu tertutup rapat seperti di tinggal pergi pemiliknya. Afy kembali lagi satu jam kemudian dan tetap saja masih sama. Di cobanya menelpon keyla tapi masih belum aktif. Sudah hampir dua jam afy seperti orang linglung yang bertanya-tanya seorang diri. Sementara keyla sudah landing [mendarat] dengan selamat di negeri singa tersebut.Keyla baru mengaktifkan hapenya setelah sampai apartemen Rey.Dilihatnya pesan terbaru dari afy. Afy : "Keyla, kamu dimana?" 13.05 Afy : " Kok hapenya gak aktif key? " 13.40 Afy : aku udah sampai rumah tadi mampir kerumah kamu tapi gak ada orang, kamu kemana key? 14.00 Afy : Keyla kamu gak kenapa-napa kan? 14.30 Afy : Key?? 15.05 5 panggilan w******p tak terjawab 14.00 - 14.30 - 15.05 - 16.20 - 17.15 " Haaahh" keyla menghela nafas merebahkan tubuhnya ke kasur. Memikirkan sesuatu mencari alasan untuk membalas chat afy. Key : Maaf ya fy, tadi aku lagi di pesawat baru sampai tujuan makanya baru aktif. Kamu udah pulang ya ? Sorry tadi aku buru-buru karena lagi di jalan jadi gak sempat balas chat kamu. Beberapa menit kemudian afy menghubungi kembali tapi nomor key roaming karena berada di luar negeri. Afy menelpon dari whatsaap.Keyla yang melihat panggilan tersebut malah membiarkan handphone berdering karena dia tau pasti afy akan nanyain keyla kemana. Keyla gak mau afy tau kalau tujuan keyla ke singapura untuk berobat intensif. Maka itu keyla mencoba menghindar dari afy. Key lagi gak pengen ngobrol panjang jadi key hanya membalas afy via chat. Key : Maaf fy, aku masih ada kerjaan jadi chat aja ya Afy : Baik, kamu pergi kemana key? Key : Luar kota Afy : Ngapain?" Key : Ada urusan mendadak (membuat alasan) Afy : Sendiri key? Key : Sama kak rey Afy : Keluar negeri key? Nomor kamu roaming soalnya" Key : hmm iya fy Afy : Berapa lama ? Key : Belum tahu fy Afy : Yah ☹ ( sedih) Key hanya read [baca] saja tanpa membalas chat afy lagi. Malam hari afy coba chat lagi Afy : Kalau boleh tau di Negara mana key? Key hanya melihat pesannya dari luar tanpa masuk ke aplikasi dan gak berniat membacanya karena takut afy khawatir. Afy mencoba menelpon beberapa kali tapi keyla menghindar tidak mau menjawab teleponnya. Keesokan harinya afy mencoba chat lagi Afy : udah bangun key? udah sarapan? Tetap tidak di baca dan telepon juga gak diangkat. Afy menarik diri dan berpikir mungkin keyla lagi sibuk dan gak mau di ganggu untuk saat ini. Afy gak mengganggu keyla dalam beberapa hari terakhir. Keyla sudah seminggu menjalani pengobatan tumornya dan masih dalam pemulihan. Semua cara modern sudah di jalani mulai dari terapi laser dan lainnya. keyla gak mau untuk oprasi pengangkatan karena efeknya jangka panjang. Rey yang sudah mulai masuk kerja setiap hari menyempatkan untuk merawat keyla terlebih dahulu. Sengaja Rey memperkerjakan ART [ ART: assistant rumah tangga] khusus untuk bantu keyla di rumah. Hari ini afy mencoba menelpon keyla kembali dan tetap saja gak diangkat. Satu Pesan Baru Afy: Assalalamualaikum apa kabar key? kamu gak kenapa-kenapa kan? Tidak di Read [baca]. Setiap hari afy mencoba terus untuk menghubungi keyla tapi tidak pernah ada jawaban karena keyla juga jarang lihat hape semenjak fokus untuk kesembuhannya. Dia menghiraukan hanphonenya bahkan chat dari Bu Indra dan Danish juga diabaikannya. Kepalanya sering pusing jika terlalu lama menatap layar hape. Maka dari itu keyla juga sering membiarkan handphone mati berhari-hari. Afy yang pantang menyerah hari ini berpikir keras dan tersadar. " Mungkin keyla sengaja menghindar karena gak suka sama aku, atau aku terlalu sering mengganggunya" ucapnya seorang diri. Dan akhirnya afy tidak mengganggu keyla lagi karena sadar diri kalau keyla gak suka dan mau menghindarinya. Ada rasa sedih di lubuk hatinya dan kembali galau seperti yang dulu. Tapi apa hak nya marah keyla bukan siapa-siapanya. Mungkin cintanya bertepuk sebelah tangan. Tapi Afy bersyukur juga karena sudah mengutarakan perasaannya waktu itu dan keyla sudah tahu walaupun afy tidak mengetahui perasaan keyla terhadapnya, jadi afy sadar dan menarik diri mencoba menghilangkan perasaan itu perlahan dari hatinya walaupun sulit. Setiap hari sepulang kerja ia menyibukkan dirinya untuk fitnes. Dan terkadang ngumpul dengan teman-temannya biar gak kepikiran keyla terus. Tapi gimana bisa kalau setiap hari pulang dan pergi yang dilewati rumah Key mulu. Membuatnya kembali teringat dan gak bisa ngalihin pandangan untuk menoleh ke rumah key memastikan key sudah pulang atau belum. Di weekend afy menyibukkan diri untuk keluar kota mengunjungi bisnisnya, menghadiri meeting [rapat] bisnis dengan ceo nya walaupun dia Dirut nya yang selama ini gak pernah hadir di acara apapun untuk bisnisnya. Seperti orang linglung yang putus cinta tapi belum menjalin hubungan asmara. Jadi dia bingung sendiri dengan dirinya yang setiap hari menatap layar hape menunggu balasan chat dari keyla yang sudah lama tidak di baca. Hingga suatu hari ada pertemuan bisnis di luar kota Afy gak sengaja bertemu lagi dengan selebgram Z yang waktu itu di bandara. " Ternyata dunia sempit ya, hai kita ketemu lagi disini" Sapa Z Afy hanya melirik dan menghiraukannya " Oh jadi kamu kerja di sini toh" (menunjuk restorannya) Afy masih diam gak beralih dari hapenya. " Hai, sombong amat ya kamu dari tadi aku ngomong gak di dengar" sapanya lagi " Maaf mbak saya lagi sibuk" ucap Afy meninggalkannya Kemudian Z memanggil manager restaurant dan menyuruh manager itu untuk menegur afy. " Mas kamu manager kan disini? " tanya Z dengan sombongnya " Iya mbak ada yang bisa saya bantu?" tanya si manager " Itu (menunjuk ke afy yang sedang duduk diujung sana) saya lihat keknya dia manager juga ya disini sombong banget, kamu tolong panggilin saya bos kamu dong saya mau ketemu" perintah Z " Baik mbak" ucap manager. Kebetulan bos nya lagi berkunjung ke restoran makanya tanpa pikir panjang manager itu langsung memanggil bosnya. " Ada yang bisa saya bantu mbak?" tanya bos yang kebetulan sepupu afy. Afy sengaja memberikan jabatannya ke sepupunya yang bisa di percaya nya itu. " Mas bos nya ya?" Tanya Z lagi " Iya benar" " Mas orang itu ( Menunjuk ke arah afy) sombong amat deh, gak cocok jadi manager di resto ini jadi saya minta pecat aja biar gak belagu" ucap Z lantang Si Bos tertawa kecil, kemudian melanjutkan " Maaf mbak saya gak bisa pecat dia yang ada saya yang dipecat" ucapnya lagi " Lho kok gitu?" tanya Z heran " Dia itu owner [pemilik] nya mbak" Z langsung shock [kaget] mendengarnya dan merubah sikapnya. " Oh jadi dia itu owner di resto ini? Pantes ya sombong. Oh ya btw [by the way: ngomong-ngomong] ada nomornya gak saya minta dong" ucap Z gaak tahu malu. Bos yang mendengarnya geli gak tahan menahan tawa tapi mencoba bersikap profesional. " Maaf mba, saya gak berani kasi nomor ke sembarangan orang nanti saya kenak tegur" jelasnya lagi Z teringat lagi perkataannya kala itu " Oh ya dia itu udah nikah dan punya anak ya?" tanya Z penasaran Bos tertawa dan menjawab " Setau saya belum mbak" jelasnya lagi " Hah? oh yauda makasi makasi ya" ucap Z meninggalkannya dan kembali ke mejanya. Z ingin bersandiwara lagi menyuruh assistantnya mengambil gambarnya bersama afy untuk di info ke akun gosip lagi. Z berjalan ke arah Afy dan duduk di depan kursinya yang kebetulan kosong. " Pandai ya aktingnya dulu" ucap Z Afy melirik malas dan gak mau cari gara-gara. Sementara Assistant Z sudah beberapa kali mengambil gambar mereka berdua seolah-olah mereka lagi ngedate. Private Date [kencan pribadi] tepatnya. "Hmmh ngakunya udah punya anak dan istri gak taunya masih single [sendiri] haha" ledek Z Afy yang mendengar langsung memanas " Saya kan udah bilang tadi saya lagi sibuk tolong jangan di ganggu!" ucap afy tegas " Terus pake acara bohong bilang udah punya istri dan anak maksudnya apa?" ketus Z " Hak saya mau bilang apa bukan urusan mbak dan tolong sekali lagi jangan ganggu saya" ucap afy meninggalkan Z sendiri. Z merasa puas karena sang asistant sudah mengambil gambarnya dengan afy yang akan dibuatnya viral lagi di media sosial untuk memancing perhatian afy. Ditambah lagi Z baru tau info terbaru tentang afy yang masih lajang dan seorang pemilik resto terkenal di Ibu kota. Beberapa menit kemudian jagat maya di hebohkan dengan berita panas terbaru yang langsung naik rating [peringkat] nya dengan ribuan komentar membanjiri kolom komentar foto yang menampilkan mereka berdua lagi. Di tambah Z mengunggah foto mereka berdua yang lagi duduk berhadapan dari samping terlihat pose afy memandang wajah Z dengan sorot mata yang dingin sementara Z dalam foto itu tertawa lebar. Karena kejadian barusan yang memang afy bersikap dingin tadi sementara Z sengaja tertawa supaya angle [titik] foto dibuat semenarik mungkin untuk mengelabui netizen. Z unggah di akun medsosnya dengan caption [keterangan] "private date, long time no see ❤" "[kencan pribadi, sudah lama tidak bertemu 'dibubuhi emot hati']". Kemudian netizen membanjiri kolom komentar dan banyak dari netizen yang minta dikenalin sama cowok tersebut dan banyak juga yang kepo akun media sosial si cowok. " Jodoh emang gak kemana" ucap Z kepada asisstantnya. Semenjak tau kalau afy pemilik resto tersebut si Z jadi sering berkunjung dan menanyakan tentang afy ke manager atau bosnya. berhubung manager kurang tau jadi Z disuruh nanyak langsung ke bos mereka. Afy sudah peringatin di awal kepada sepupunya itu untuk bungkam apabila ada media yang menyoroti dan bertanya tentangnya karena afy gak mau dikenal publik. Sepupunya menuruti perkataannya setelah kejadian itu karena sepupunya tidak tahu apa yang terjadi di antara afy dan Z sebelumnya maka itu sepupunya mengatakan hal yang sebenarnya kalau afy belum nikah dan punya anak. Semenjak itu afy sering memperingati sepupunya dan enggan untuk berkunjung ke restonya lagi karena dia tau kalau Z sering datang ke situ semenjak tahu sedikit info tentang afy. " Cewek gila! " afy geleng-geleng kepala melihat foto mereka berdua ada di akun sosial media si Z. Sepupu yang menunjukkan gambar di hapenya kepada Afy sambil senyum-senyum sendiri. " Naksir berat sama lu" ucap Neymar Sepupu afy yang menjabat bos (alih-alih owner). " Ogah ah sama cewek modelan kek begitu" ketus afy " Awas ntar lu kenak pelet nya" ledek neymar lagi " Amit amit astagfirullah" ucap afy
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN