Bab 75 : Papa, Kau Akan Kehilangan Mama 8

1438 Kata

# Arruna membuka matanya perlahan. Kepalanya masih terasa sedikit pening. “Kau sudah sadar? Bagaimana perasaanmu? Kau lapar? Ada yang ingin kau makan? Atau kau ingin minum?” Pertanyaan beruntun itu membuat Arruna sadar kalau dirinya tidak seorang diri di kamar ini, ada Mahendra yang menemani di sampingnya. “Air putih…,” ucap Arruna. Tenggorokkannya terasa sangat kering. Mahendra bergerak cepat mengambil sebotol air mineral, membuka tutupnya dan menyodorkannya pada Arruna. Arruna menerimanya dan meneguknya beberapa kali seakan ia baru saja melakukan perjalanan jauh yang membuatnya kehausan. Dengan masih menggenggam botol air mineral itu di tangannya, Arruna mengalihkan tatapannya ke sekeliling ruangan itu dan seketika menyadari kalau dirinya tengah di infus. “Aku kenapa?” tanyanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN