Bab 92 : Mencintaimu Adalah Kesalahan Terbesarku 4

1585 Kata

# Saat Arya Darmawangsa kembali memasuki ruangan itu, ia tersenyum penuh kemenangan sementara Lani menatap Arruna tidak percaya. Di sisi Lain, Arruna hanya diam. Arya menarik kursi dan duduk di hadapan Arruna. “Kukira kau butuh waktu lama setidaknya untuk mengambil keputusan. Kenapa secepat ini? Kalau jadi tidak seru bagaimana?” Arruna mengangkat wajahnya dan menatap Arya. “Aku ingin bertemu dengan Gi dan paman juga harus melepaskan Gi nanti,” ucap Arruna. “Kan aku sudah berjanji,” ucap Arya. “Waktu itu juga Paman berjanji tidak akan menyakiti Papa Ajie,” ucap Arruna. Raut wajah Arya Darmawangsa tampak berubah mendengar kalimat Arruna. Ia mengalihkan pandangannya ke arah Lani dan kemudian menatap Arruna. “Aku tidak akan menyakiti cucu Ajie, karena aku menyukainya. Dia lebih mirip

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN