# Indra menatap anak buahnya satu per satu dengan tatapan mengintimidasi. Ia sedikit mengangguk saat melihat laporan yang diberikan oleh salah seorang staffnya. "Proyek yang kita rencanakan sudah akan di jalankan bulan depan, semua sesuai dengan instruksi yang Bapak berikan sebelumnya, juga....." Brak... Kalimat staff Indra terpotong karena seorang pria dengan setelan jas lengkap mendadak masuk ke ruangan itu begitu saja. Bahkan Indra menatap heran ke arah pria itu. "Aku butuh bantuanmu." Dan tanpa bicara apa-apa, pria itu langsung menarik tangan Indra hingga ia terpaksa berdiri dari kursinya. "Mahendra! Ini kantorku! Kau pikir ini aset pribadimu?! Se-enaknya kau masuk dan mengganggu rapat dengan anak buahku! Kita bahkan tidak bisa dikatakan dekat untuk...." "Kita cukup dekat set

