Celine ragu dengan apa yang dia lihat. Sejak di perjalanan pun dia terus terbayang-bayang dengan Darchen. Mungkin disebabkan rasa inginnya untuk bertemu dengan pangeran dari Negeri Athiam tersebut. Hingga sampai-sampai dia terus berhalusinasi dengannya. Sebuah keranjang tempat sampah diletakkan di depan setiap pintu kamar penginapan tersebut. Celine mencari sesuatu yang padat untuk dilemparnya ke arah bayang Darchen. Memastikan wujud dari Darchen. Dia mendapatkan gulungan kertas di dalam keranjang tersebut, lalu dia menekannya agar lebih padat lagi, supaya ketika dilempar akan lurus pada tujuan. Celine kemudian melambungkan gulungan kertas tersebut ke arah pintu kamarnya. "Eh?" Ternyata gulungan kertas tersebut memantul dan jatuh tepat di depan kaki Darchen. Celine mengira bahwa ker

