Niat untuk pindah dari tempat tersebut diurungkan. Amut menemui para rekan yang bekerja untuk menghalau serangan dari mutan. Seorang yang sedang bersama dengan ibu ditemui. Tangan kana pun memegang pundak lelaki bertubuh aga besar sedikit dari Amut itu. “Ayo kita bergabung dengan yang lain,” ajaknya. Segenap penjaga saling berkumpul. Kali ini Amut yang menjadi pusat perhatian. Segala ilmu pengetahuan tentang mutan diceritakan walaupun banyak dari mereka yang tak percaya. Apa yang diucapkan sebagai sebuah candaan belaka saja. Makanan dengan nutrisi khusus dipersembahkan agar para penjaga memiliki tenaga dan stamina yang tinggi. Di pagi itu pelayaran kembali berlangsung. Para penjaga dengan jumlah dua puluh orang tersebut menaiki sebuah kapal mewah yang hanya dikendarai oleh satu keluarga

