CHAPTER 27

1369 Kata

Aril tak berani bersuara. Ia diam sepanjang perjalanan pulang. Rasya menyuruh Gabriel masuk kedalam rumah menemui Keino sementara ia masih ingin berbicara kepada Aril. Aril meneguk salivanya takut ketika Rasya menatapnya tajam. “Bajingan... Apa aja yang kau ajarin ke anakku hah?” Tanya Rasya marah dengan menarik kuat dasi Aril. Ia mendekatkan wajahnya dan menatapnya sinis. “Nggak ada Sya, aku cuma bilang kamu nakutin kalau marah.” Jawab Aril jujur. Wajahnya memerah melihat Wajah Rasya yang sedekat ini. Jantungnya berdetak keras. “Hei b******k!! Lo pikir gue bakal percaya??” “Sumpah Sya.. Enggak. Gabriel salah nangkep tadi.” “Oh ya??” Tanya Rasya semakin emosi. Ia mencengkram Aril kuat. “Mana mungkin aku ngajarin Gabriel yang nggak-nggak “ bantah Aril. “Terus tadi?” Tanya Rasya tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN