CHAPTER 12

1224 Kata

Rasya memikirkan ucapan Darrell sembari menatap putranya yang tertidur lelap. Rasya mengusap rambut Gabriel sayang. Besok adiknya akan pulang. Dan ia tak bisa menjemputnya. Ia langsung menelfon Keino dan memberitahunya. Setelah itu ia menatap putranya lagi. Rasya memeluknya dan mulai terlelap disampingnya. Disisi lain.. Aril sangat kesal dengan sikap Rasya terhadapnya. Tak tahukah Rasya jika ia sangat khawatir kepada perempuan itu. Tapi perempuan itu malah bersikap dingin kembali padanya. Padahal Aril sempat berfikir mungkin mereka akhirnya punya hubungan. Tapi nyatanya... “Aril.. Gimana menurut kamu?? Luna apa Scarlet?” Tanya neneknya itu ketika mereka makan malam bersama. Aril menatapnya bosan. Ia langsung bangkit dan pergi tanpa menghiraukan ne

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN