CHAPTER 23

1320 Kata

Aril berniat menemui Rasya dan Gabriel semalam. Tapi mengingat apa saja yang dilakukannya terhadap Rasya ia mengurungkan niatnya. Berapa kali pun ia pikirkan rasanya tak pantas saja. Aril benar-benar memalukan. Pantas saja Rasya tak memberitahukan keberadaan anaknya kepadanya. Aril memang memalukan. Ia tak pantas memang untuk menjadi ayah. Tapi meskipun begitu, ia masih berharap masih bisa memperbaiki keadaannya. Seperti saat ini, ia hanya bisa melihat dari jauh. Terlihat seorang anak kecil laki-laki yang memakai seragam TK. Rasanya Aril ingin berlari kesana lalu memeluk putranya. Tak lama laki-laki berseragam SMA keluar. Aril tau orang itu Keino. Aril melihat Keino mengacak rambut Gabriel. Lalu Gabriel yang menampiknya. Aril tertawa melihatnya. Tak lama Rasya muncul keino memeluknya er

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN